iklan Pengumuman Write-Off Hutang Perusahaan

  • Beranda
  • iklan Pengumuman Write-Off Hutang Perusahaan
iklan pengumuman write-off hutang perusahaan 1
iklan pengumuman write-off hutang perusahaan 2
iklan pengumuman write-off hutang perusahaan 3
iklan pengumuman write-off hutang perusahaan 4

Jika anda memutuskan untuk menutup bisnis yang sedang dijalankan, maka anda harus memberikan notifikasi kepada layanan pendapatan internal. Ini melibatkan proses administrasi yang tidak hanya mengurus nilai akhir bisnis, tapi juga proses penting terkait penutupan perusahaan. Beberapa dari bentuk administrasi ini adalah write-off bisnis.

Pelajari bagaimana proses write-off bisnis hingga proses publikasinya di surat kabar.

Apa Itu Write-Off Hutang Perusahaan

Write-off adalah pengurangan nilai dari sebuah aset dan melakukan debit pada akun liabilitas. Istilah ini digunakan dalam bisnis yang sedang mencatat obligasi pinjaman yang tidak terbayar, account receivable yang tidak terbayar, atau kerugian pada barang yang disimpan di gudang. Dari perspektif lain, write-off membantu mengurangi liabilitas pajak tahunan dari bisnis.

Sebuah bisnis menggunakan perhitungan write-off untuk mencari kerugian pada aset. Di neraca saldo, write-off termasuk pengkreditan yang terkait dengan akun aset dan debit pada akun pengeluaran. Pengeluaran juga dimasukkan pada pernyataan pemasukan setelah pengurangan dari pendapatan yang telah dilaporkan

Berikut beberapa hal-hal umum dalam bisnis ketika melakukan write-off hutang

Perlengkapan

Anda bisa mengurangi secara virtual segala perlengkapan kantor atau suplai dari kebutuhan bisnis -printer, mesin foto copy, kertas, meja, software, lemari file, kesemuanya adalah hal yang biasanya akan dikurangi ketika write-off. Sedangkan untuk barang-barang yang cukup mahal seperti furniture, anda bisa memilih cara menguranginya. Beberapa bisnis melakukan write-off keseluruhan barang-barang yang biasa dibeli setiap tahun. Pada waktu lain, beberapa perusahaan mengurangi nilai pengeluaran untuk pembelian perlengkapan atau furniture hingga 7 tahun.

Biaya Bisnis

Kebanyakan biaya dalam melakukan bisnis bisa dikurangi. Perusahaan bisa membebaskan biaya pengacara, akuntan, dan konsultan, selama layanan mereka masih berlangsung dalam tahun bisnis tersebut. Mereka juga bisa melakukan write off investasi promosi seperti kartu bisnis, iklan, dan sponsor.

Karyawan

Untuk kebanyakan perusahaan, karyawan adalah biaya paling besar. Namun, beberapa jenis write-off bisa memotong biaya tersebut dengan mudah. Perusahaan bisa mengurangi kompensasi karyawan yang didalamnya termasuk gaji, hadiah, bonus, dan kelebihan lain seperti asuransi juga mendapatkan write-off untuk layanan tersebut.

Kantor

Setelah karyawan, uaang sewa adalah pengeluar terbesar dari perusahaan selanjutnya. Sebuah perusahaan bisa melakukan write-off uang sewa kantor dalam tahun berjalan selama pemilik tempat tidak memiliki dan tidak menerima ekuitas di ruang kantor tersebut.

Bagaimana Cara Kerja Write-Off Perusahaan

Menjelang periode pelaporan pajak, setiap wajib pajak wajib melaporkan jumlah penghasilannya kepada direktorat pajak. Yaitu segala penghasilan kena pajak dari perusahaan yang berasal dari penghasilan bruto setelah dikurangi biaya. Salah satu biaya yang mempengaruhi penghasilan bruto tersebut adalah dengan melakukan write-off.

Adapun syarat melakukan write-off hutang mulai dari:

  • Membebankan semua biaya pada laporan laba-rugi
  • Menyerahkan daftar piutang yang tidak dapat ditagih pada Direktorat Jenderal Pajak dalam bentuk hard copy dan soft copy
  • Piutang yang bermasalah tersebut memenuhi syarat:
  • Sudah diserahkan masalah penagihannya kepada pengadilan negeri atau institusi pemerintah yang menangani perkara tersebut
  • Perjanjian tertulis antara kreditur dan debitur tentang penghapusan dan pembebasan piutang
  • Diumumkan dalam penerbitan umum dan khusus
  • Pengakuan dari debitur bahwa hutang telah dihapus dalam jumlah tertentu
  • Penerbitan umum atau khusus ini dilakukan oleh perusahaan di media cetak yang berskala nasional. Sedang Kan penerbitan khusus dilakukan melalui Himbara (Himpunan Bank-Bank Milik Negara) atau Perbanas (Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional).

Faktanya, prosedur write-off tidak diatur secara khusus oleh Bank Indonesia. Namun, berdasarkan pasal 69 Peraturan Bank Indonesia No. 7/2/PBI/2005 tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum (PBI 7/20007) diatur bahwa bank memiliki kewajiban untuk membuat kebijakan dan prosedur tertulis tentang penghapusbukuan (write off).

Secara sederhana, pelaporan write off perusahaan bisa dilakukan dengan cara

  • Proses administrasi biaya dan piutang pada direktorat pajak dan bank
  • Publikasi write off dalam bentuk pengumuman di surat kabar nasional
  • Penyelesaian write off oleh direktorat pajak dan bank

Untuk dokumen publikasi write off, perusahaan harus melampirkan nya dalam bentuk hard copy kepada direktorat pajak dan bank terkait.

Keuntungan Menggunakan IklanPro Untuk Publikasi Write-Off Hutang Perusahaan

IklanPro menawarkan publikasi pengumuman write off perusahaan sesuai dengan ketentuan Bapepam No X.K.1 tentang Keterbukaan Informasi yang Harus Segera Diumumkan Kepada Publik. Dimana segala keputusan, informasi, atau fakta material dari perusahaan yang mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal harus diumumkan kepada masyarakat dalam bentuk surat kabar nasional.

  • IklanPro adalah agen iklan legal yang menangani pengumuman seperti write off dan pastinya dilakukan dengan cepat, tepat, dan terpercaya.
  • Kami memberikan harga terbaik untuk publikasi iklan sehingga perusahaan anda bisa tetap menghemat biaya periklanan.
  • Setiap iklan yang terbit melalui kami, maka perusahaan akan mendapatkan hard copy yang akan dikirim langsung ke alamat perusahaan yang bisa dijadikan lampiran untuk persyaratan pelaporan write off.
  • Publikasi bisa dilakukan di surat kabar nasional sehingga perusahaan tidak perlu repot untuk melakukannya sendiri.
  • Tim support yang akan siap membantu dalam proses publikasi

Cara Mempublikasikan Write-Off Hutang Perusahaan di IklanPro

Untuk memasang iklan pengumuman write off di IklanPro, bisa dilakukan dengan 4 langkah mudah

  • Memilih tipe pengumuman untuk write off
  • Memberikan keterangan dan informasi terkait pengumuman yang akan diterbitkan
  • Menyelesaikan kuotasi dan pembayaran penerbitan iklan
  • Penerbitan pengumuman write off

Tim professional dari IklanPro siap untuk membantu proses penerbitan iklan pengumuman write off mulai dari pengumpulan informasi hingga dokumentasi terhadap iklan. Untuk memulai, anda bisa menghubungi kami di contact@iklanpro.id