Iklan Lelang Aset / Lahan

iklan lelang aset/lahan 1
iklan lelang aset/lahan 2
iklan lelang aset/lahan 3
iklan lelang aset/lahan 4

Menjual barang maupun jasa adalah hal paling dasar dari aktivitas ekonomi. Melakukannya juga tidak sulit, hanya membutuhkan penjual, pembeli, dan tempat transaksi. Namun, seiring berkembangnya teknologi dan jumlah kebutuhan manusia, maka terdapat satu jenis transaksi lagi yang paling banyak digunakan dan sering dijadikan pilihan resmi transaksi, yaitu lelang.

Lelang di Indonesia tidak hanya satu jenis saja, namun kita mengenal 3 jenis lelang menurut undang-undang yang berlaku:

  • Lelang non eksekusi sukarela

Lelang non eksekusi sukarela adalah lelang milik swasta, perorangan, badan hukum/badan usaha, yang dilelang secara sukarela

  • Lelang non eksekusi wajib

Lelang non eksekusi wajib adalah lelang aset yang menurut undang-undang harus dilaksanakan melalui lelang

  • Lelang eksekusi

Lelang eksekusi adalah aset yang diwajibkan oleh undang-undang untuk dilelang

Walaupun berbeda dalam hal konsep, ketiga lelang tersebut tetap menjalani proses lelang yang sama menurut undang-undang.

Apa Itu Definisi Lelang?

Menurut Pasal 1 Nomor 1 PERMENKEU Nomor 27/PMK.06/2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang, maka definisi lelang adalah penjualan barang yang terbuka untuk umum dengan penawaran harga secara tertulis dan/atau lisan yang semakin meningkat atau menurun untuk mencapai harga tertinggi, yang didahului dengan pengumuman lelang.

Pengumuman lelang sendiri artinya pemberitahuan kepada masyarakat umum tentang pengadaan lelang yang dimaksud untuk menghimpun peminat lelang dan pemberitahuan kepada pihak yang berkepentingan.

Keuntungan Menjual Aset dan Lahan Melalui Lelang

  • Objektif – pelelangan dilakukan secara terbuka dan transparan di depan umum tanpa adanya prioritas di antara para peserta lelang. Karena semua orang memiliki kesempatan yang sama, maka hasilnya bisa objektif daripada menjual secara tradisional
  • Proses yang cepat – Lelang eksekusi memakan waktu 5 minggu untuk penyerahan berkas dan 2 minggu untuk lelang non eksekusi dan sukarela
  • Kompetitif – Peserta pelelangan memiliki hak dan kewajiban yang sama, sehingga proses lelang akan mendatangkan lingkungan yang kompetitif untuk menawar harga
  • Diawasi dan dilindungi hukum – Penjualan lelang harus didahului dengan pengumuman melalui surat kabar. Jika ada pihak yang merasa dirugikan dari pelelangan, maka mereka akan langsung mengetahuinya sebelum barang benar-benar di lelang.

Dengan sifat lelang yang kompetitif dan transparan, sangat mungkin menjual lahan dan aset dengan harga yang lebih tinggi dari harga awal.

Kewajiban Pengumuman Lelang Sebagai Perlindungan Hukum

Dalam lelang, pengumuman bukanlah sekedar instrument, namun suatu kewajiban yang berasal dari undang-undang untuk tujuan khusus. Salah satu diwajibkannya pengumuman sebelum lelang adalah perlindungan hak. Hak dimana kemungkinan barang yang akan dilelang bukanlah hak milik penjual yang ditawarkan tanpa sepengetahuan pemilik asli.

Pengumuman adalah kebutuhan yang sangat penting dalam peraturan terlebih untuk perusahaan public. Mereka secara legal dibutuhkan untuk menginformasikan investor, pemilik saham, pelanggan, dan publik akan rencana pelelangan aset maupun lahan.

Terkadang, perusahaan anda mungkin tidak membutuhkan legalitas untuk mempublikasikan pengumuman, tapi ini adalah hal yang penting untuk strategi relasi public. Dengan merilis berita pelelangan aset atau lahan pada public, maka target audiens akan mendapatkan informasi tentang aktivitas terbaru dan menampilkan brand awareness juga di waktu yang bersamaan.

Cara Merilis Pengumuman Lelang Di Surat Kabar

Tempat pertama untuk mendapatkan publikasi iklan di surat kabar adalah di IklanPro. Anda bisa menulis rilisan media untuk menyebarkan informasi tentang perusahaan mulai dari pengumuman yang legal sampai pengumuman non legal sekalipun. Sekurang-kurangnya, terdapat 22 jenis iklan yang bisa dipilih di Iklan Pro dan 300 lebih surat kabar pilihan baik lokal maupun nasional yang tersebar di seluruh Indonesia.

Iklan Pro dibentuk dari tin yang profesional akan membantu dan menjamin penerbitan iklan anda tepat waktu sesuai tujuan awal iklan. Audiens dari Iklan Pro adalah pihak berkepentingan yang memang mengutamakan informasi daripada penampilan dari iklan. Untuk menerbitkan iklan di Iklan Pro, maka ada empat langkah mudah yang harus diikuti

  • Memilih tipe iklan – Terdapat 22 jenis iklan legal maupun non-legal yang disediakan oleh IklanPro, mulai dari iklan pengumuman lelang, iklan disolusi perusahaan, hingga iklan belasungkawa bisa dipilih.
  • Mengumpulkan informasi yang dibutuhkan – Segala informasi terkait iklan yang akan dipublikasikan akan dikumpulkan dan disaring menurut permintaan. Informasi tersebut akan dicantumkan menurut jenis iklan masing-masing dan dengan jangka waktu yang diminta.
  • Kuotasi dan pembayaran – Segera setelah informasi yang dibutuhkan terkumpul, IklanPro akan membuat kuotasi yang lengkap dan juga penyelesaian pembayaran juga bisa segera dilakukan.
  • Penerbitan iklan – Setelah pembayaran dan kuotasi diselesaikan, setidaknya butuh waktu maksimal 3 hari setelah pembayaran dilakukan iklan sudah bisa diterbitkan.

IklanPro selalu mengutamakan jadwal penerbitan yang cepat dan tepat untuk iklan. Ini berarti, anda bisa memberikan informasi lelang aset dan lahan dengan segera kepada public. Terlebih kita sedang berbicara tentang lelang, maka pastinya ingin calon-calon investor lebih banyak yang ikut untuk menawar. Anda juga bisa meminta tim IklanPro jauh hari untuk tidak merilis iklan pengumuman hingga pada waktu yang ditentukan oleh anda. Diskusikan kebutuhan rilis iklan anda di contact@IklanPro.id untuk lebih lengkapnya.